Sabtu, 31 Maret 2018

Bagaimana Cara Seorang Leader Mengelola Timnya?


Kerjasama dan koordinasi tim yang bagus merupakan salah satu cara agar pekerjaan tim dapat terselesaikan dengan baik. Setiap anggota tim tentu memiliki peran penting dalam kinerja tim. Tapi, peran pengelolaan tim paling banyak dipegang oleh leader. Di sini leader bertugas untuk mengatur mekanisme pengelolaan tim yang baik agar kinerja dan geraknya dapat solid. Tapi, mungkin banyak yang masih bingung dengan cara mengelola tim dengan baik. Maka, artikel ini akan membahas bagaimana cara seorang leader mengelola timnya agar tercipta tim dengan kondisi yang bagus.

1. Kenali Karakter Anggota Tim


Hal yang pertama harus kamu lakukan adalah mengenali karakter anggota tim kita. Dari pengenalan karakter ini kita akan dapat memetakan cara menghadapi masing-masing anggota. Selain itu kita juga dapat menemukan bagaimana cara terbaik untuk membawa tim menjadi lebih solid. Dengan mengenali karakter tim kamu juga dapat mengerti pola pembagian tugas yang harus kamu berikan. Sehingga setiap anggota mendapat tugas sesuai dengan kemampuan dan keahliannya. Ini tentu akan berpengaruh terhadap kinerja tim secara keseluruhan. Jangan lupa selipkan tugas-tugas yang memacu kekompakan tim.

2. Bangun Komunikasi yang Baik


Komunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam pengelolaan tim. Jangan sampai kesalahan komunikasi justru memberikan dampak buruk pada keberlangsungan tim. Untuk itu diperlukan komunikasi yang baik antar anggota tim. Leader harus menganalisa pola komunikasi  yang tepat untuk diterapkan di tim. Setelah itu leader harus memulai mengawali pondasi bangunan komunikasi yang baik.

3. Bangun Kekompakan Tim


Kekompakan tim menjadi hal yang diperlukan dalam membuat kinerja tim menjadi lebih baik. Leader bertugas untuk membangun kekompakan tim. Membuat tim menjadi lebih kompak dapat dibangun di mana saja. Bisa saja kekompakan dibangun dari tugas-tugas yang diberikan. Selipkan tugas yang mengharuskan koordinasi dan kerjasama antar anggota tim. Kerjasama antar anggota tim ini juga untuk membuat komunikasi antar anggota menjadi lebih baik. Di sisi lain kekompakan akan membuat tugas yang diselesaikan menjadi dapat terkoordinir dengan baik. Ini karena adanya kerjasama yang bagus antar anggota tim.

4. Tanamkan Sense of Belong


Rasa saling memiliki yang ditanamkan di dalam tim akan memacu kinerja tim. Karena rasa memiliki tersebut maka tim berusaha bekerja sebaik mungkin agar timnya tidak terlihat buruk. Leader dapat menanamkan sense of belong dengan berbagai cara. Semua bergantung pada karakter masing-masing tim. Kekompakan juga dapat menjadi awal terciptanya sense of belong. Tim yang kompak dan nyaman tentu membuat anggotanya merasa senang berada di tim sehngga terciptalah rasa memiliki.

5. Jaga Ritme Tim


Bagaimana cara seorang leader mengelola timnya juga berfokus pada ritme tim. Pada saat memimpin sebuah tim, seorang leader harus dapat menjaga ritme kerja dari timnya. Jangan sampai ada kekosongan yang menyebabkan kinerja menjadi menurun. Meskipun tidak ada tugas yang dikerjakan komunikasi harus tetap berjalan. Tidak harus komunikasi secara formal di kantor, kamu juga dapat membangun komunikasi non formal sesekali di luar kantor. Paling tidak agar ritme tim tetap terjaga.

6. Terapkan Reward dan Punishment yang Disepakati Bersama


Kesepakatan menjadi penting dalam sebuah tim. Jangan sampai kamu menjadi seorang leader yang otoriter sehingga memutuskan semuanya hanya berdasar keinginanmu. Kesepakatan diperlukan untuk membuat setiap anggota tim menjadi bertanggung jawab atas hal yang disepakati. Ini karena setiap anggota tim memiliki peran dalam membuat kesepakatan tersebut. Sehingga kesepakatan tersebut merupakan hal yang harus dibangun bersama. Bukan dibangun atas dasar keinginan satu orang saja.

Di sisi lain jangan lupa terapkan reward dan punishment yang disepakati bersama. Ini untuk memacu anggota agar dapat bertanggung jawab kepada kesepakatan yang telah dibuatnya. Terapkan kedua hal tersebut secara adil dan objektif. Jangan sampai berlaku tidak adil pada anggota. Leader bertugas untuk mengontrol jalannya kedua hal tersebut agar bejalan dengan baik.

7. Jadilah Leader Panutan


Menjadi seorang leader memberimu tanggung jawab lebih untuk menjadi contoh yang baik bagi anggota. Leader tidak hanya bertugas menyuruh-nyuruh saja, namun juga harus menjadi role model yang bagus bagi anggotanya. Jangan sampai seorang leader meminta timnya untuk datang tepat waktu, tapi justru sering datang telat. Kesepakatan yang diterapkan di tim juga harus dipatuhi leader, kecuali dalam kasus tertentu yang urgent. Ini untuk menunjukkan bahwa kamu layak memimpin tim.

Memimpin tim menjadi suatu hal yang mudah namun sulit untuk dilakukan. Bagaimana cara seorang leader mengelola timnya menjadi satu hal yang harus diperhatikan. Pengelolaan tim berfokus pada beberapa hal. Semuanya bertujuan sama, untuk membangun tim dengan kinerja yang baik.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon