Selasa, 20 Maret 2018

Inilah Teknik Dalam Mengenal NLP & Hypnoterapi Saat Menghadapi Klien



NLP kepanjangan dari Neuro Linguistic Programming merupakan pengetahuan yang relatif dan baru dibandingkan dengan hypnosis. Sudah mulai dikenal juga sejak abad ke 19 pada awal tahun 70an. NLP ini mempelajari hubungan antara cara Anda berpikir, berkomunikasi, berperilaku baik secara verbal maupun tidak verbal.

NLP juga membantu Anda bagaimana mengelola pikiran dan perasaan yang sedang berlangsung terjadi. Maka, dengan  ini dapat membuat pikiran Anda bisa lebih positif untuk berpikir maupun menilai orang lain. Sedangkan untuk hypnoterapi sendiri Anda perlu mengenalnya, karena ini berkaitan langsung dengan NLP. Hypnoterapi merupakan terapi untuk sebuah masalah yang terkait langsung dengan pikiran, perilaku, ataupun perasaan.

Sebenarnya hypnoterapi tidak dilakukan untuk orang yang bermasalah, melainkan orang normal dan sehat juga banyak yang melakukan hypnoterapi. Dengan hypnoterapi ini dapat memaksimalkan kemampuan dalam bidang kehidupan yang dialami. Sebab, mempelajari ilmu untuk mengenal NLP & hypnoterapi ini sangat bermanfaat sekali.

Teknik NLP & Hypnoterapi Pada Saat Menghadapi Klien


Telah banyak teknik dan pengertian yang berasal dari pengetahuan NLP & hypnoterapi. Ini dibilang sangat mendukung pada kegiatan seorang hypnoterapi, yang khususnya pada saat menghadapi kliennya. Nah, sekarang akan diulas berbagai teknik yang dapat Anda lakukan dalam mengenal NLP & hypnoterapi. Berikut ini diantaranya.

1. Building Rapport


Bagi seorang hypnoterapi harus terampil untuk membangun sebuah kedekatan dengan klien dalam pikiran bawah sadarnya. Dengan teknik rapport yang baik antara hypnoterpi dan klien, maka berbagai proses yang dilakukan relatif berlangsung mudah. Mulai dari mencari tahu permasalahan kliennya sampai dengan tahap treatment yang dilakukan seorang hypnoterapi.

Sedangkan kegagalan pada seorang hypnoterapi yaitu umumnya dimulai karena tidak trampilnya membangun sebuah building rapport ini. Maka dari itu teknik ini sangat penting bagi seorang hypnoterapi, sebab dalam NLP pun telah mengajarkan cara dalam membangun rapport.

2. Representational System


Dalam hypnoterapi ini sangat berkaitan dengan yang namanya script atau bisa dijabarkan sebagai rangkaian yang disusun untuk kebutuhan proses hypnoterapi. Pada suatu script harus sesuai dengan representational system yang dimiliki oleh kliennya. Jika seorang klien itu bukan dari tipe visual, tentu saja akan tidak tepat diimplementasikan dengan script bersifat visual.

Maka untuk seorang hypnoterapi ini harus bisa lebih mengenal representational system utama pada klien. Di NLP sendiri telah mengajarkan bahwa bagaimana caranya untuk lebih mengenal reperesentational system dengan klien. Seperti, mulai dari hal yang diucapkan klien disitu seorang hypnoterapi harus lebih peka terhadapnya.

3. Frame Comunication


Untuk poin ketiga dalam mengenal NLP & hypnoterapi harus lebih trampil lagi membangun sebuah komunikasi dengan orang lain atau klien. Frame comunication tersebut yang di maksud dengan membangun sebuah bingkai komunikasi, ini begitu penting untuk menghadapi seorang klien.

Dikarenakan jika seorang hypnoterapi tidak pintar membangun komunkasi dengan kliennya maka, berbagai proses yang dilakukan tidak akan berhasil. Bisa juga mengalami proses kegagalan secara tiba-tiba yang tidak sesuai dengan prediksi Anda. Begitupun dengan NLP yang  telah mengajarkan beragam frame dan penggunaanya yang akan membantu dalam seorang hypnoterapi.

4. Meta Model


Seorang hypnoterapi harus memiliki sebuah kemampuan yang dapat mengurangi ataupun memecahkan masalah pada klien. Sehingga, hypnoterapi dapat menentukan teknik terapeutik yang dapat sesuai dan berjalan lancar. Nah, NLP ini mengajarakan prinsip sebuah meta model yang dapat membantu hypnoterapi pada saat dimulainya interviewi awal.

Selain membantu permasalah yang dialami klien, meta model juga dapat membantu seorang klien untuk memahami berbagai hal. Itu juga dapat memberikan kepemahaman pada klien terhadap hypnoterapi yang dilakukan. Sehingga, kegiatan yang dilakukan teteap fokus pada tujuannya.

5. Milton Model


Selanjutnya untuk teknik yang dapat dilakukan seorang hypnoterapi untuk menghadapi klien, Anda bisa melakukan milton model ini. Karena apa? Seorang hypnoterapi tentu saja harus pandai memainkan bahasa hypnotic. Hal tesebut dapat membantu proses yang berlangsung dengan klien sebab, tidak saja dilakukan pada sesi konvensional seperti induksi, sugesti maupun terapeutik.

Melainkan juga, pada proses NLP & hypnoterapi berlangsung maka melakukan komunikasi bahasa ini harus terjaga. Supaya tidak terjadi permasalahan ataupun kegagalan yang dilakukan dengan klien. Ini pun dapat menghindari kerugian besar yang dialami seorang hypnoterapi.

Dalam NLP pun telah mengajarkan berbagai pengertian pada NLP dan hypnoterapi, yang berupa milton model suatu pola bahasa. Dengan mengetahui beragam teknik NLP dan hypnoterapi ini dapat membantu Anda melalui berbagai proses yang akan berlangsung secara normal.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon