Selasa, 20 Maret 2018

Kecerdasan Menyelesaikan Masalah Dan Mengubahnya Menjadi Berkah


Dalam menjalani hidup di dunia tentu saja ada berbagai hal yang dihadapi. Warna warni kehidupan selalu menghampiri hidup ini sebagaimana adanya gelap dan terang.  Setiap perjalanan tentu saja tidak semuanya berjalan dengan mulus, beberapa kali kamu pasti akan menemui  sebuah masalah. Adanya suatu masalah membuat seseorang menjadi sangat terpuruk sehingga seakan menganggap dunia ini sebagai penjara. Sehingga beberapa kali ditemui adanya kasus seseorang yang mengakhiri hidupnya karena tidak sanggup menanggung beban masalah.

Contoh-contoh tersebut mencerminkan seseorang yang memiliki kecerdasan yang sempit dalam menyelesaikan masalahnya. Untuk menghindari hal-hal negatif tersebut terjadi maka kamu harus menggunakan secara benar akal yang diberikan Tuhan kepada manusia.

Pelajari dengan benar agar akal tersebut bisa menjadi sebuah kecerdasan dalam menyelesaikan suatu masalah. Kecerdasan menyelesaikan masalah bisa menjadi kunci seseorang mengubah dunianya menjadi terus meningkat menjadi lebih baik. Artinya, keberkahan akan berpihak pada orang-orang yang memiliki kecerdasan menyelesaikan masalah.

5 Jenis Kecerdasan Yang Dapat Membantu Seseorang Dalam Menyelesaikan Masalah


Akal adalah sebuah anugrah terbesar dari Tuhan yang hanya diberikan kepada manusia. Tentunya setiap apa yang dikehendaki oleh Tuhan memiliki alasan yang terbaik bagi setiap makhluknya. Dari akal tersebut bisa diolah berbagai macam bentuk kreatifitas, termasuk kreatifitas berupa kecerdasan menyelesaikan masalah.

Untuk membentuk kreatifitas tersebut maka membutuhkan kontrol terhadap kecerdasan-kecerdasan yang dimiliki oleh manusia. Apa saja jenis kecerdasan yang perlu dikontrol tersebut? Berikut ini merupakan 6 jenis kecerdasan yang dapat membantu seseorang dalam menyelesaikan masalah:

1. Kecerdasan Intelektual


Kecerdasan intelektual merupakan suatu kecerdasan yang mencerminkan daya pikir seseorang terkait logika, matematik dan linieritas. Jenis kecerdasan ini biasa diukur dengan menggunakan tes IQ. Dimana hasil tes ini dapat mencerminkan sifat kognitif dari individu. Biasanya semakin tinggi skornya maka dia semakin dikatakan jenius. Kejeniusan seseorang akan berpengaruh pada daya tangkap terhadap apa yang dihadapinya.

Ketika kejeniusan itu diasah maka akan menjadi pribadi yang bisa menyelesaikan masalahnya dengan bijak. Namun, kecerdasan IQ ini tidak bisa menjadi patokan seseorang pandai dalam menyelesaikan masalah. Karena ketika kecerdasan tak diasah sama artinya dengan IQ tinggi yang tak iringi dengan mental kuat. Sehingga dampak yang ditimbulkan yaitu seseorang belum pasti  bisa menyelesaikan suatu masalah dengan bijak.

2. Kecerdasan Moral


Kecerdasan moral erat kaitannya dengan memutuskan sesuatu yang benar dan yang salah. Dalam membantu kecerdasan ini tidak serta merta bisa dimiliki oleh setiap individu. Kecerdasan ini bisa dibentuk berawal dari menjadi insan yang peka terhadap hal-hal disekitarnya. Sehingga kepekaan itu akan menumbuhkan rasa empati dan seakan ikut merasakannya.

Hal-hal seperti ini bisa menumbuhkan motivasi bagi diri bahwa kebenarannya banyak orang yang  memiliki masalah lebih berat. Sehingga, ketika diri ini memiliki masalah bisa bercermin pada keadaan orang lain dan memotivasi diri untuk tetap tegar. Selain itu juga mendorong diri untuk bisa saling membantu, menghargai dan berusaha terus bersikap adil

3. Kecerdasan Emosional


Kecerdasan emosional berkaitan dengan ekspresi yang dikeluarkan seseorang dalam berbagai kondisi terhadap orang disekitarnya. Emosional ini harus diasah untuk dikontrol dengan baik. Karena beberapa kali emosional yang tak terkontrol bisa membuahkan sikap yang dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Kamu bisa mengasah kecerdasan emosional ini dibantu dengan kecerdasan intelektual dan kecerdasan moral.

Karena dua kecerdasan tersebut akan membantumu untuk menentukan sebuah kebenaran yang terjadi. Jadi kebenaran yang valid bisa menentukan emosi yang akan kamu luapkan, dan pastinya juga perhatikan resiko-resiko dari emosi yang akan kamu luapkan. Dengan begitu masalah bisa kamu hadapi dengan tenang tanpa menambah masalah yang baru lagi akibat emosi yang tidak terkontrol.

4. Kecerdasan Spiritual


Kecerdasan spiritual berkaitan dengan kecerdasan jiwa dan rasa damai yang dimiliki seseorang karena percaya akan keberadaan Tuhannya. Kamu pasti sering mendengar  bahwa Tuhan memberikan cobaan tidak akan melampaui dari kemampuan hamba-Nya. Artinya setiap masalah yang seorang hamba terima adalah untuk meningkatkan kekuatan yang ada dalam dirinya.

Kekuatan dan masalah terbut akan bersanding seiring jalan untuk melangkah ke derajat yang lebih tinggi. Itu adalah contoh-contoh bagaimana keyakinan yang seorang hamba lakukan kepada Tuhannya. Sehingga, hal tersebut akan menambah kekuatan dan ketabahan adalah jiwa sehingga tenang dan hati-hati dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.

5. Kecerdasan Dalam Mengambil Keputusan


Salah satu hal terpenting yang menjadi pokok dari kecerdasan menyelesaikan masalah adalah saat seseorang mengambil keputusan. Seseorang harus dengan berani dan dengan tegas mengambil sebuah keputusan dengan dasar resiko-resiko yang akan diterimanya. Dalam membentuk kecerdasan ini tentunya harus melibatkan keempat kecerdasan diatas. Karena sebuah nalar, kebenaran, emosi dan ketenangan jiwa yang dipadukan akan semakin meyakinkanmu dalam mengambil keputusan. So, pastikan mengasah keempat kecerdasan di atas dengan baik agar kamu mendapatkan tipe kecerdasan yang kelima ini.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon