Minggu, 25 Maret 2018

Tips Memiliki kemampuan berkomunikasi Secara Tegas / Assertive

Tanpa anda sadari dalam kehidupan sehari-hari banyak masalah yang ditimbulkan hanya karena anda kurang pandai dalam berkomunikasi. Apalagi bila anda adalah seorang pemimpin sebuah tim, biasanya akan banyak kesalahan persepsi yang dilakukan oleh bawahan. Sehingga bawahan anda akan menganggap anda tidak tegas, sewenang-wenang bahkan terkesan diktator. Padahal mungkin maksud anda bukanlah demikian. Untuk itu penting sekali untuk memiliki kemampuan berkomunikasi secara tegas / assertive.

Tidak hanya sebagai pemimpin, apapun posisi anda terkadang anda ingin menyampaikan pendapat anda dengan bebas. Pendapat ini bisa berupa sikap tidak setuju anda terhadap sesuatu yang mungkin merugikan anda. Penting sekali menyampaikan maksud dan tujuan kita dengan tegas namun tidak menyakiti. Cara tegas namun tidak menyakiti inilah yang terkadang sulit untuk dipahami dan dijalankan. Sebaiknya anda belajar dari sekarang, bagaimana cara berkomunikasi dengan tegas namun terkesan tidak marah dan kasar.

Cara Memiliki Kemampuan Berkomunikasi Secara Tegas / Assertive


Setiap orang memiliki kemampuan berkomunikasi yang berbeda-beda. Anda tidak perlu cemas jika kemampuan berkomunikasi anda masih buruk. Pada umumnya kemampuan berkomunikasi secara tegas/ assertive bisa dipelajari. Anda hanya perlu mengetahui bagaimana caranya untuk mengasah kemampuan yang satu ini. Berikut ini cara yang harus anda lakukan :

1. Hindari Hesitation Dalam Bicara


Hesitation merupakan keragu-raguan dalam berbicara. Jika anda pernah berbicara seperti ini, “eee…. sepertinya” atau “emmm….apa tadi ya?”, sebaiknya anda membuang jauh kebiasaan itu. Ketika ada jeda dalam kalimat anda, maka anda terkesan ragu dengan apa yang anda ucapkan. Ketika lawan bicara anda menyadari anda ragu dengan ucapan anda hal itu akan menjadi bumerang untuk anda. Sikap tegas dalam berbicara harus dilakukan tanpa keragu-raguan. Jika anda perhatikan, bahkan saat ini masih banyak pemimpin yang masih ragu dengan ucapannya. Hal ini akan berdampak buruk pada bawahan yang dipimpin. Bawahan akan menjadi ragu dan tidak percaya pada pemimpinnya.

2. Buat Persiapan


Sebelum berbicara anda harus membuat persiapan terlebih dahulu. Persiapan disini bukan artinya anda harus membuat catatan apa saja yang harus dikatakan. Namun anda cukup memprediksikan arah pembicaraan anda dengan lawan bicara anda. Sehingga anda bisa mulai memikirkan kira-kira apa saja nanti yang akan anda sampaikan. Bila perlu berlatihlah di depan cermin untuk memastikan anda bicara dengan lancar.

3. Atur Emosi


Ingat anda hanya ingin menyampaikan pesan atau pendapat. Anda tentu tidak ingin debat kusir dengan lawan bicara anda. Untuk itu atur emosi amarah anda, jangan sampai meledak dan menjadi masalah baru. Terkadang bahasa penyampaian yang anda gunakan tidak jelas atau kurang berkenan di hati lawan bicara. Untuk itu atur emosi anda, agar apapun yang anda ucapkan, lawan bicara anda bisa paham.

4. Gunakan Kata Sapaan


Tegas itu harus sopan dan menghormati lawan bicara anda. Pastikan anda menggunakan kata sapaan yang tepat. Misalnya anda adalah bos suatu perusahaan yang ingin menegur bawahan, namun bawahan anda lebih tua dari anda. Meskipun anda bosnya, anda harus tetap menggunakan kata sapaan “Pak” atau kata sapaan sopan lainnya. Hal ini dilakukan agar lawan bicara anda tidak sakit hati dan marah. Bahkan jika lawan bicara anda lebih muda dari anda usahakan gunakan kata sapaan. Jika anda bisa menghormati mereka, mereka juga akan menaruh hormat yang besar pada anda. Anda jadi bisa marah pada bawahan namun dengan cara yang elegan.

5. Lakukan Dengan Percaya Diri


Saat anda bicara dengan lawan bicara, lakukan dengan percaya diri. Jangan terkesan malu-malu atau takut berbicara. Jika lawan bicara anda melihat rasa percaya diri anda, mereka pasti akan percaya sepenuhnya pada apa yang anda ucapkan. Jangan sampai anda terkesan jelek di depan mata lawan bicara anda hanya karena gaya bicara anda yang tidak percaya diri. Untuk bisa percaya diri sebaiknya anda mulai banyak berlatih. Sama seperti bicara di depan umum, berbicara dengan tegas juga membutuhkan latihan.

Memiliki kemampuan berkomunikasi secara tegas / assertive memang bukan hal yang mudah. Anda harus melalui proses yang panjang dan belajar banyak. Namun percayalah jika anda sudah berhasil menerapkannya, maka akan ada banyak orang yang percaya pada anda. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik memang harus dengan proses belajar. Orang yang mampu berkomunikasi secara tegas dan lancar akan mendapatkan rasa hormat dari lingkungan dimana dia berada.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon