Kamis, 05 April 2018

Pengertian Manajemen Krisis Dan Faktor Penyebab Krisis


Manajemen krisis merupakan proses untuk membahas peristiwa yang mengancam maupun merugikan suatu organisasi. Namun terdapat tiga elemen yang paling umum untuk menjelaskan krisis : ancaman untuk organisasi, unsur kejutan, dan keputusan waktu singkat. Manajemen krisis sendiri memiliki hubungan yang lebih erat dengan masalah yang sudah terjadi. Sedikit berbeda dengan manajemen risiko yang menilai potensi ancaman dan menemukan cara terbaik menghindari ancaman itu sendiri.

Dengan begitu, dapat diartikan bahwa krisis manajemen secara luas berarti merupakan keterampilan teknis yang diperlukan dalam menghadapi masalah serius. Lebih detailnya adalah mampu menilai, memahami, mengidentifikasi masalah dari saat pertama kali terjadi hingga selesai. Teori manajemen krisis pada umumnya didasari oleh bagaimana cara menghadapi krisis, memutuskan di saat krisis, dan memantau perkembangan krisis.

Tiga Krisis Yang Ada Dalam Dunia Bisnis


Manajemen krisis memang dapat diterapkan di semua bidang, karena setiap bidang tentunya memiliki masalah sendiri. Tidak terkecuali di dalam dunia bisnis yang tentunya rentan terhadap krisis. Di antaranya sebagai berikut :

1. Krisis Keuangan


Yang paling sering ditemui dalam dunia bisnis dan memiliki dampak yang terhadap bisnis adalah krisis keuangan. Krisis ini terjadi karena bisnis memiliki masalah terhadap cash flow atau likuiditas jangka panjang yang berisiko pailit alias kerugian di masa mendatang.

2. Krisis Public Relations


Krisis ini juga sering disebut dengan krisis komunikasi. Bisa terjadi karena pemberitaan negatif dan berdampak buruk terhadap bisnis perusahaan. Pemberitaan oleh media atau isu yang beredar mungkin saja benar dan mungkin saja tidak, namun kebanyakan isu yang beredar tentunya berdampak terhadap Citra perusahaan. Cara mengatasi krisis ini adalah dengan melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan yang ada.

3. Krisis Strategi


Krisis ini dapat terjadi karena adanya perubahan dalam bisnis yang menyebabkan kelangsungan sebuah usaha terganggu. Banyaknya kompetitor mengharuskan perusahaan selalu membuat strategi baru agar tidak kalah dengan pesaingnya. Strategi akan dikatakan krisis apabila bisnis yang dijalani kalah dan bangkrut dengan bisnis serupa karena kalah dalam strategi. Untuk itu setiap perusahaan harus memiliki strategi baru dan harus bisa melihat kemungkinan beruk yang bisa terjadi.

Faktor Penyebab Krisis


Pada dasarnya, krisis tidak bisa dideskripsikan akan kedatangannya. Jalan terbaik untuk menghadapinya adalah membuat perencanaan yang matang. Untuk membuat perencanaan manajemen krisis tentunya harus mengetahui kemungkinan penyebab krisis. Di bawah ini terdapat faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab krisis, di antaranya :

1. Krisis Disebabkan Bencana Alam


Seperti namanya, krisis sebuah bisnis bisa terjadi karena adanya bencana alam. Banyak sekali contoh negara yang bisnis di dalamnya mengalami krisis karena bencana alam. Salah satunya adalah Indonesia yang pernah mengalami krisis terutama di daerah Aceh ketika terjadi bencana alam. Bencana tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, namun juga pernah mematikan segala sendi kehidupan terutama roda perekonomian.

2. Kesalahan Strategi Bisnis


Penyebab dari krisis ini adalah manajemen krisis yang direncanakan atau diimplementasikan tidak salah. Krisis ini biasanya tidak bisa diprediksi, karena biasanya strategi yang diterapkan sudah dirasa benar dan baik. Sehingga kesalahan strategi akan terasa ketika bisnis sudah mengalami masalah.

3. Krisis Terkait Masalah Kriminal


Krisis ini merupakan ancaman yang sangat besar terhadap industri perekonomian seperti perbankan,  penerbangan, hingga wisata. Masalah kriminal yang sangat mengancam alah adanya tindakan terorisme, pembajakan atau perompakan, pemalsuan, dan masih banyak lainnya.

4. Krisis Disebabkan Pergantian Manajemen


Perubahan manajemen dalam organisasi juga bisa dianggap sebagai krisis. Sebagian besar perusahaan menempatkan CEO sebagai komponen paling penting dalam sebuah perusahaan. Sehingga pergantiannya dapat menimbulkan krisis, namun perusahaan perlu menyiapkan rencana yang sangat matang sebelum adanya pergantian pemimpin.

5. Krisis Karena Persaingan Bisnis


Dalam sebuah bisnis perlu adanya pengolahan manajemen krisis yang sangat matang, terutama dalam menghadapi kompetitor bisnis. Sering sekali ada perusahaan yang memonopoli pasar sehingga menyebabkan pesaingnya mengalami krisis. La ini yang membuat pesaing bisnis rugi dan mengalami krisis, bahkan dapat menyebabkan sebuah usaha harus berhenti.

Dengan memahami pengertian dan penyebab krisis. Tentunya anda lebih bisa berhati-hati dalam menentukan manajemen krisis yang harus dikelola untuk meminimalkan masalah bisnis yang mungkin terjadi.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon